INFO SEKOLAH HUBUNGI

0356321422

Jalan Mastrip No. 2 Kab. Tuban Jawa Timur

BERITA

Ujian Zero Paper Berbasis Android

Ujian Zero Paper Berbasis Android

Melalui program inovasi ujian sekolah berbasis Android yang dikembangkan oleh Bapak Imron Rosyidi, S.Pd., SST., MT. guru sekaligus penanggung jawab IT SMK Negeri 1 Tuban pelaksanaan Ujian di sekolah menjadi lebih efektif, efisien, hemat dan dapat meminimalkan potensi ketidak jujuran siswa karena setiap siswa akan mendapat paket soal yang berbeda. Dengan program ini kegiatan Ujian menjadi lebih sederhana serta tidak terlalu banyak menyedot tenaga Bpk/ Ibu guru.

Karena ujian dilaksanakan secara online dan dapat diakses oleh berbagai peralatan IT seperti komputer, netbook, tablet bahkan smartphone sehingga pelaksanaan ujian dapat dilakukan serentak dan menghapus problem kekurangan perlatan. Uji coba perdana program dilakukan saat kegiatan UTS (Ujian Tengan Semester) semester genab tahun pelajaran 2016/2017 dan akan terus disempurnakan dengan harapan untuk digunakan pada semua kegiatan ujian sekolah sebagaimana yang disampaikan Waka Kurikulum SMK Negeri 1 Tuban Bapak Tono, S.Pd.

Pembuatan soal dilakukan seracara on line. Tim penyususn soal dapat membuat soal menggunakan software MS-Word, notepad, atau internet browser yang kemudian dikumpulkan dalam bentuk bank soal. Soal dan option jawaban  dalam bank soal kemudian akan diacak oleh system, sehingga peserta mendapatkan paket soal yang berbeda antara siswa yang satu dengan siswa yang lain

Metode koreksi dilaksanakan dengan 2 cara, yaitu dengan automatic grading  dan manual grading. Automatic grading di gunakan untuk memberikan nilai pada soal yang berbentuk pilihan ganda. Setelah siswa selesai mengerjakan, maka nilai akan otomatis tampil di layar masing-masing siswa. Sedangkan manual grading digunakan untuk memberikan nilai pada soal yang berbentuk subyektif tes (essay). Manul grading dilakuan oleh team skoring juga memanfaatkan teknologi informasi. Penskoran bisa dilakukan dengan peralatan apapun dan dari manapun asalkan bisa terhubung dengan internet. Inilah salah satu keunggulan program kita, Bpk/Ibu guru bisa melaksanakan koreksi dimana saja dan kapan saja yang terpenting beliau siap dan minimal memiliki smartphone yang terhubung dengan internet, semua bisa melaksanakan koreksi ujar Bpk Imron Rosydi dengan bangga. Dan dengan model ujian kali ini benar-benar tidak dibutuhkan selembarpun kertas jadi betul-betul zero paper.

Tempat ujian dapat dilaksanakan dimana saja tidak harus berada didalam laboratorium komputer di dalam kelas di perpustakaan di mushola bahkan ditempat parkirpun bisa asalkan syarat minimalnya terpennuhi yaitu ada jaringan internet dan paling tidak memiliki smart phone. Tetapi untuk sekolah kita semua siswa tidak sampai ada yang mengikuti ujian di luar ruang kelas atau laboratorium bagi siswa yang tidak kebagian tempat di laboratorium bias ujian di dalam kelas sehari-hari sambung Bpk. Ruhantomo S.Pd yang juga Seksi Kurikulum SMKN 1 Tuban.

Berdasarkan pantauan dilapangan, pelaksanaan ujian mulai awal sampai akhir dapat berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Bahkan ada siswa yang merasa lebih nyaman ujian dengan smartphone dari pada menggunakan kertas, karena dengan smartphone siswa tidak perlu menghitamkan jawaban ketika mengerjakan soal dan waktunya lebih cepat.

 

Ada beberapa kelebihan ujian secara online, antara lain:

  1. Hemat biaya. Biaya yang bisa dihemat antara lain biaya foto copy, biaya cetak LJK (lembar jawab komputer) dan biaya cetak master soal.
  2. Hemat tenaga. Dengan ujian online tenaga kepanitiaan bisa di hemat antara lain, tim editing soal, tim penggandaan dan penyampulan soal, tim scanner dan tim panitia harian.
  3. Hemat waktu. Proses penyiapan soal sampai siap dikerjakan memerlukan waktu yang lebih singkat di banding ujian secara kertas. Selain itu laporan hasil ujian juga dapat dijadikan lebih cepat, karena nilai akan mucul beberapa detik setelah siswa selesai mengerjakan soal.
  4. Lebih secure. Kemungkinan anak untuk bekerja sama dengan temannya semakin kecil, karena soal tiap-tiap siswa akan berbeda.
  5. Meminimalisir kesalahan input data. Dengan LJK, sering terjadi kesalahan misalnya kesalahan memasukkan kode soal, kesalahan paket soal dan kualitas pensil yang berbeda. Sedangkan dengan sistem online kesalahan bisa ditiadakan (zero error). Setiap siswa memasukkan user name dan password masing-masing yang berbeda antara siswa yang satu dengan lainnya.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA Indeks