INFO SEKOLAH HUBUNGI

0356321422

Jalan Mastrip No. 2 Kab. Tuban Jawa Timur

BERITA

KUNJUNGAN INDUSTRI SEBAGAI AWAL IMPLEMENTASI LINK AND MATCH

KUNJUNGAN INDUSTRI SEBAGAI AWAL IMPLEMENTASI LINK AND MATCH

Link and match diterjemahkan menjadi keterkaitan dan kesepadanan. Jika dikaitkan dengan wawasan masa depan maka link and match mengandung pemikiran bahwa produk pendidikan yang kita peroleh saat ini adalah produk pendidikan masa lalu, dan proses pendidikan yang kita lakukan sekarang ini adalah untuk masa depan. Hal ini berarti program pendidikan pada  SMK yang berproses selama tiga tahun, disiapkan untuk menghasilkan tamatan yang memiliki keahlian sesuai dengan kebutuhan tiga tahun mendatang, dan memiliki bekal dasar untuk pengembangan diri di masa depan. Disamping itu perlu diingat bahwa dunia kerja yang menjadi lapangan hidup lulusan SMK adalah dunia ekonomi, dunia yang mengandung fenomena persaingan dan kerjasama, sekaligus dunia yang cepat mengalami perubahan. Oleh karena itu program pendidikan di SMK minimal harus mengandung tiga muatan yaitu yang pertama, kompetensi produktif yang memungkinkan lulusan sesegera mungkin bekerja setelah lulus dari sekolah; ke dua memiliki keunggulan sebagai faktor keunggulan kompetitif menghadapi persaingan, dan sebagai modal kuat untuk menjalin kerjasama; dan ke tiga memiliki bekal dasar pengetahuan, keterampilan dan sikap, sebagai bekal dasar untuk penyesuaian diri menghadapi perubahan.

             Memperhatikan alasan di atas maka, SMK Negeri 1 Tuban terus berupaya untuk menyiapakan siswa-siswinya agar mampu menjadi aset bangsa yang dapat terlibat dalam pembangunan di masa depan. Banyak kegiatan yang telah dilaksanakan salah satu yang diprogramkan setiap tahun yaitu kegiatan kunjungan industri dengan tujuan untuk mengembangkan wawasan siswa terhadap dunia kerja. Dengan kunjungan industri siswa akan belajar mengenal kegiatan-kegiatan yang ada di industri, siswa akan melihat proses kerja yang dilakukan karyawan, siswa dapat belajar bagaimana prosedur operasi standar yang harus dilakukan oleh seorang karyawan.

            Kunjungan industri dikhususkan bagi siswa kelas sepuluh karena kegiatan ini adalah bekal bagi mereka sebelum nanti mengikuti Pendidikan Sistem Ganda (PSG) yang akan dilaksanakan di kelas sebelas. Melalui pengenalan industri atau perusahaan ini diharapkan setelah tiba saatnya mereka harus melaksanakan PSG mereka tidak canggung lagi. Karena pada waktu PSG minimal selama tiga bulan siswa kelas sebelas harus belajar tidak dengan pengasuhan bapak ibu guru tetapi mereka harus belajar mandiri dan bekerjasama dengan karyawan perusahaan mereka harus mampu menampilkan pribadi laiknya seorang karyawan.

            Bapak Firdaus Dias selaku ketua panitia kegiatan Kunjungan Industri 2017 menyampaikan bahwa siswa kelas sepuluh yang mengikuti KI sebanyak 558 dari total siswa kelas sepuluh sejumlah 576 ada beberapa siswa yang tidak dapat mengikuti kegiatan ini karena alasan kesehatan dan sebagian lainnya ada keperluan dengan keluarga. Sedangkan pendamping kegiatan ditugaskan bapak ibu guru dan karyawan sejumlah 70 orang.

            KI tahun ini dilaksanakan pada bulan april tepatnya tanggal 5 dan 6. Hal ini dilakukan karena pada tanggal tersebut kebetulan siswa kelas XII sedang menempuh ujian nasional berbasis komputer sesuai jadwal banyak bapak ibu guru yang tidak bertugas sebagai pengawas sehingga dapat ditugasi untuk membimbing siswa siswi kelas sepuluh ujar bapak Subekti yang juga wakil ketua pelaksana. Tujuan KI adalah mengunjungi beberapa perusahaan di daerah Yogyakarta dan sekitarnya ada lima perusahaan yang di kunjungi yaitu PT. Tonggak Ampuh yang dikhususkan untuk kompetensi keahlian teknik konstruksi batu beton dan gambar bangunan. PT. Quick Traktor untuk kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan. Sedangkan teknik pemesian mengunjungi PT. Balai Yasa. Sementara itu anak-anak teknik instalasi listrik dan Kimia mengunjungi Pabrik Gula Madu Kismo yang merupakan pabrik gula terbesar diwilayah Yagyakarta. Dan terakhir adalah AKAKOM yang diarahkan untuk tempat kunjungan siswa – siswi Informatika.

            Mengingat jumlah peserta yang sangat banyak maka, panitia menggandeng perusahaan travel sinar kejora untuk menyiapkan keperluan transportasi, konsumsi dan kebutuhan lainnya. Jumlah armada yang digunakan sebanyak 11 bus yang kesemuanya adalah bus keluaran terbaru sehingga terjamin kenyamanannya imbuh ibu Endang Hariyani yang juga merupakan sekretaris kegiatan.  Selain kunjungan industry kami juga membawa anak-anak untuk mengembangkan wawasannya pada tempat-tempat peninggalan sejarah bangsa diantaranya adalah candi Borobudur, museum dirgantara serta area seputar keraton Yogyakarta, dengan kegiatan ini kami berharap akan memupuk rasa cinta tanah air dan menghayati perjuangan dan keagungan peninggalan nenek moyang bangsa, tutur ibu Noviana.

Alhamdulillah kegiatan KI yang dirangkai dengan kunjungan tempat-tempat bersejarah warisan nenek moyang bangsa dapat berjalan dengan lancer dan selamat dan semoga bermanfaat untuk meningkatkan wawasan siswa kelas sepuluh Aamiin.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA Indeks